0

Skoliosis Idiopatik Infantile dan Juvenile, Samakah?

Skoliosis merupakan kondisi di mana tulang belakang melekung ke samping secara abnormal membentuk huruf C dan S. Pada kebanyakan kasus, kelainan tulang belakang ini banyak diderita anak-anak sebelum masa pubertas dengan rentang usia 10 – 15 tahun. Meski pada anak-anak penyakit ini tergolong ringan, namun sebagai orangtua Anda tetap harus mengawasinya secara seksama. Untuk mengetahui perkembangannya, perlu adanya penanganan skoliosis terbaik seperti melakukan terapi fisik, X-ray, dan lain sebagainya.

Nah, bicara mengenai skoliosis pada anak-anak, terdapat beberapa jenis skoliosis yang kerap diderita oleh anak-anak. Misalnya saja, Skoliosis Idiopatik Infantile dan Skoliosis Idiopatik Juvenile. Lantas, apakah keduanya sama? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!

  1. Skoliosis Idiopatik Infantile (Infantile Idiopathic Scoliosis)

Melansir dari id.theasianparent.com, Skoliosis Idiopatik Infantile merupakan salah satu kelainan tulang belakang yang kerap menyerang anak-anak dengan rentang usia 0 – 3 tahun. Tipe skoliosis satu ini paling jarang terjadi dan hanya menyumbang kurang dari 1% dari semua kasus anak yang menderita skoliosis. Anak laki-laki adalah yang paling rentan menderita skoliosis tipe ini dengan kurva yang terbentuk lebih sering pada bagian thoracic kiri.

Gejala yang ditimbulkan biasanya seringkali disertai dengan kelainan pada pernapasan sehingga dapat memengaruhi perkembangan rongga dada dan pertumbuhan alveolus. Bahkan, di beberapa kasus juga disertai dengan gangguan neurologis, sindrom insufiensi paru, kelainan kongenital, dan lain sebagainya.

Menurut studi, Skoliosis Idiopatik Infantil ini memang bisa sembuh dengan sendirinya, namun jika kondisinya tidak membaik setelah anak berusia 5 tahun maka kurva kelengkungannya bisa di atas 70 derajat. Untuk itu, perlu dilakukan penanganan yang baik untuk mencegah agar skoliosis yang diderita oleh anak tidak semakin parah.

  1. Skoliosis Idiopatik Juvenile (Juvenile Idiophatic Scoliosis)

Mengutip laman sehatq.com, Skoliosis Idiopatik Juvenile merupakan kelainan pada tulang belakang yang rentan menyerang anak usia 4 – 10 tahun. Tipe satu ini menyumbang 15% dari semua kasus skoliosis idiopatik yang menyerang anak-anak.

Berbeda dengan skoliosis idiopatik infantile, tipe ini lebih banyak terjadi pada anak perempuan dengan kurva yang terbentuk biasanya di bagian thoracic kanan. Biasanya, anak-anak yang menderita skoliosis tipe ini sangat rentan menderita kondisi Abnormalitas Axis Neural seperti Syringomelia yang ditandai dengan munculnya tumor atau kista pada bagian jaringan syaraf tulang belakang.

Bahkan, tipe satu ini dianggap memiliki prognosis paling buruk dibanding tipe lainnya karena sangat jarang bisa sembuh dengan sendirinya. Jika tidak dilakukan penanganan yang baik, tentu bisa membahayakan keselamatan sekaligus kondisi tubuh penderitanya. Untuk itu, dibutuhkan terapi baik operasi maupun bracing untuk mengetahui perkembangannya.

Itu dia perbedaan antara Skoliosis Idiopatik Infantile dan Skoliosis Idiopatik Juvenile. Jangan sampai disepelekan, ya!

 

 

karim6000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *